
Contoh soal kurtilas bahasa indonesia kelas 9 semester 1
Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1
Pendahuluan
Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 9 semester 1 dalam Kurikulum 2013 berfokus pada pengembangan kemampuan siswa dalam memahami dan menghasilkan teks yang beragam. Materi yang diajarkan mencakup berbagai genre teks, seperti teks laporan hasil observasi, teks eksposisi, teks deskripsi, dan teks narasi. Selain itu, aspek kebahasaan seperti imbuhan, kalimat efektif, dan pilihan kata juga menjadi fokus penting. Artikel ini akan menyajikan contoh-contoh soal yang mewakili berbagai kompetensi yang diujikan, disertai dengan penjelasan singkat untuk membantu pemahaman.

Outline Artikel:
-
Pemahaman Teks Laporan Hasil Observasi
- Identifikasi Informasi Umum
- Menentukan Fakta dan Opini
- Menyimpulkan Isi Teks
- Menemukan Kata Sulit dan Maknanya
- Menentukan Struktur Teks
-
Pemahaman Teks Eksposisi
- Mengidentifikasi Tesis, Argumentasi, dan Penegasan Ulang
- Menentukan Jenis Argumen
- Menemukan Kalimat Pendukung dan Pengembang
- Menentukan Tujuan Penulis
-
Pemahaman Teks Deskripsi
- Mengidentifikasi Objek yang Dideskripsikan
- Menentukan Ciri-ciri Objek
- Mengidentifikasi Gaya Bahasa
- Menentukan Kesimpulan Deskripsi
-
Pemahaman Teks Narasi (Cerpen)
- Mengidentifikasi Unsur Intrinsik (Tokoh, Latar, Alur, Tema, Amanat)
- Menentukan Sudut Pandang Pengarang
- Menemukan Konjungsi (Kata Penghubung) yang Tepat
- Menentukan Makna Tersirat
-
Aspek Kebahasaan
- Imbuhan (Prefiks, Sufiks, Konfiks, Infiks)
- Kalimat Efektif
- Pilihan Kata (Diksi)
- Kata Baku dan Tidak Baku
>
1. Pemahaman Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi menyajikan informasi berdasarkan pengamatan langsung terhadap suatu objek, fenomena, atau peristiwa. Siswa diharapkan mampu memahami isi teks, mengidentifikasi fakta, dan merangkum informasi penting.
Contoh Soal 1:
Bacalah teks berikut dengan saksama!
(Teks Laporan Hasil Observasi tentang Harimau Sumatera)
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) adalah salah satu subspesies harimau yang hanya ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia. Hewan karnivora ini memiliki ciri fisik yang khas, yaitu belang hitam yang tegas di atas bulu berwarna oranye kemerahan. Ukurannya relatif lebih kecil dibandingkan subspesies harimau lainnya. Harimau Sumatera termasuk hewan nokturnal, artinya mereka aktif berburu di malam hari. Mangsa utamanya adalah babi hutan, kijang, dan monyet. Sayangnya, populasi Harimau Sumatera semakin menurun akibat perburuan liar dan hilangnya habitat alami mereka. Upaya konservasi terus dilakukan untuk melindungi spesies langka ini.
Pertanyaan:
a. Informasi utama apa yang disampaikan dalam teks tersebut mengenai Harimau Sumatera?
b. Sebutkan dua fakta yang terdapat dalam teks tersebut!
c. Apa kesimpulan dari teks laporan hasil observasi tersebut?
Pembahasan:
- a. Informasi Utama: Teks ini memberikan informasi tentang Harimau Sumatera, meliputi ciri fisik, habitat, kebiasaan, mangsa, dan status kelangkaannya.
- b. Fakta:
- Harimau Sumatera adalah salah satu subspesies harimau yang hanya ditemukan di pulau Sumatera.
- Hewan karnivora ini memiliki belang hitam di atas bulu berwarna oranye kemerahan.
- c. Kesimpulan: Populasi Harimau Sumatera mengalami penurunan drastis akibat perburuan liar dan hilangnya habitat, sehingga memerlukan upaya konservasi yang intensif.
Contoh Soal 2:
Temukan kata yang memiliki makna "memiliki bulu yang sangat tebal dan lebat" dalam teks laporan hasil observasi di atas, kemudian gunakan dalam kalimat baru!
Pembahasan:
Kata yang dimaksud adalah "berbulu".
Contoh kalimat: Anjing ras Golden Retriever terkenal dengan bulunya yang indah dan lebat.
Contoh Soal 3:
Perhatikan struktur teks laporan hasil observasi berikut!
- Pernyataan Umum
- Deskripsi Bagian
- Deskripsi Manfaat
- Penutup
Manakah bagian yang paling sesuai untuk kalimat "Harimau Sumatera termasuk hewan nokturnal, artinya mereka aktif berburu di malam hari."?
Pembahasan:
Kalimat tersebut paling sesuai ditempatkan pada bagian Deskripsi Bagian, karena menjelaskan salah satu karakteristik atau kebiasaan dari objek yang diamati.
>
2. Pemahaman Teks Eksposisi
Teks eksposisi bertujuan untuk menjelaskan, menginformasikan, atau memberikan pandangan tentang suatu topik dengan disertai argumen yang logis.
Contoh Soal 4:
Bacalah kutipan teks eksposisi berikut!
(Kutipan teks eksposisi tentang Manfaat Olahraga Teratur)
Olahraga teratur memiliki segudang manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Pertama, olahraga membantu menjaga berat badan ideal dengan membakar kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu, aktivitas fisik secara rutin dapat memperkuat otot dan tulang, mengurangi risiko osteoporosis di usia senja. Dari sisi mental, olahraga terbukti ampuh mengurangi stres dan kecemasan berkat pelepasan endorfin, hormon kebahagiaan. Oleh karena itu, jadikanlah olahraga sebagai kebiasaan demi hidup yang lebih sehat dan berkualitas.
Pertanyaan:
a. Manakah yang merupakan tesis dalam kutipan teks eksposisi tersebut?
b. Sebutkan dua argumen yang mendukung tesis tersebut!
c. Apa tujuan penulis menyampaikan gagasan tersebut?
Pembahasan:
- a. Tesis: "Olahraga teratur memiliki segudang manfaat bagi kesehatan fisik dan mental."
- b. Argumen:
- Olahraga membantu menjaga berat badan ideal dengan membakar kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh.
- Aktivitas fisik secara rutin dapat memperkuat otot dan tulang, mengurangi risiko osteoporosis di usia senja.
- Olahraga terbukti ampuh mengurangi stres dan kecemasan berkat pelepasan endorfin.
- c. Tujuan Penulis: Untuk meyakinkan pembaca agar memahami dan mengadopsi kebiasaan berolahraga teratur karena manfaatnya yang besar bagi kesehatan.
Contoh Soal 5:
Identifikasi jenis argumen yang digunakan pada kalimat: "Aktivitas fisik secara rutin dapat memperkuat otot dan tulang, mengurangi risiko osteoporosis di usia senja."
Pembahasan:
Argumen tersebut bersifat argumen sebab-akibat atau argumen bukti, karena menjelaskan akibat dari suatu tindakan (olahraga teratur) terhadap kondisi fisik.
>
3. Pemahaman Teks Deskripsi
Teks deskripsi menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci agar pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakan apa yang digambarkan.
Contoh Soal 6:
Bacalah teks deskripsi berikut!
(Teks Deskripsi tentang Pantai Kuta, Bali)
Mentari pagi mulai mengintip dari ufuk timur, memancarkan sinarnya yang keemasan ke seluruh penjuru Pantai Kuta. Hamparan pasir putihnya yang halus membentang luas, berpadu dengan birunya air laut yang jernih. Debur ombak yang tenang sesekali terdengar, menciptakan melodi alam yang menenangkan. Para pengunjung berseliweran, sebagian menikmati hangatnya pasir, sebagian lagi asyik bermain air atau berselancar di atas ombak yang mulai membesar. Aroma khas laut yang asin menyeruak, bercampur dengan wangi bunga-bunga tropis yang tumbuh di sekitar pantai. Sungguh pemandangan yang memukau mata dan menyejukkan jiwa.
Pertanyaan:
a. Objek apa yang dideskripsikan dalam teks tersebut?
b. Sebutkan tiga ciri fisik objek yang digambarkan!
c. Gaya bahasa apa yang paling dominan digunakan dalam teks tersebut?
Pembahasan:
- a. Objek yang Dideskripsikan: Pantai Kuta, Bali.
- b. Ciri Fisik Objek:
- Hamparan pasir putih halus.
- Air laut yang jernih.
- Debur ombak yang tenang (kemudian membesar).
- c. Gaya Bahasa Dominan: Gaya Bahasa Pengimajinasian atau Gaya Bahasa Visual, karena penulis menggunakan kata-kata yang membangkitkan imajinasi pembaca untuk melihat dan merasakan suasana pantai. Contohnya "sinarnya yang keemasan", "hamparan pasir putihnya yang halus", "birunya air laut yang jernih".
>
4. Pemahaman Teks Narasi (Cerpen)
Teks narasi, khususnya cerpen, menceritakan sebuah kisah dengan alur, tokoh, latar, dan tema tertentu. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita dan makna tersirat.
Contoh Soal 7:
Bacalah kutipan cerpen berikut!
(Kutipan cerpen tentang persahabatan)
Adi dan Budi telah bersahabat sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar. Kebaikan hati Adi selalu membuat Budi merasa nyaman. Suatu sore, saat hujan turun deras, Adi melihat Budi duduk sendirian di teras rumahnya dengan wajah muram. "Ada apa, Bud?" tanya Adi sambil menghampirinya. Budi hanya menggelengkan kepala, matanya berkaca-kaca. Adi pun duduk di sampingnya, tanpa banyak bicara, hanya merangkul pundak sahabatnya. Kehadiran Adi yang sederhana itu sudah cukup untuk menguatkan Budi.
Pertanyaan:
a. Siapakah tokoh utama dalam kutipan cerpen tersebut?
b. Apa latar waktu dan latar tempat yang digambarkan?
c. Apa amanat yang dapat diambil dari kutipan cerpen tersebut?
d. Temukan konjungsi temporal dalam kutipan tersebut!
Pembahasan:
- a. Tokoh Utama: Adi dan Budi.
- b. Latar Waktu: Suatu sore, saat hujan turun deras.
- c. Amanat: Persahabatan sejati ditunjukkan bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran dan dukungan tulus di saat-saat sulit.
- d. Konjungsi Temporal: "saat" (dua kali).
Contoh Soal 8:
Apa makna tersirat dari sikap Adi yang hanya merangkul pundak Budi tanpa banyak bicara?
Pembahasan:
Makna tersiratnya adalah Adi menunjukkan empati dan pengertian mendalam terhadap kesedihan Budi. Ia memahami bahwa terkadang kehadiran dan dukungan fisik lebih berarti daripada nasihat atau pertanyaan yang panjang lebar saat seseorang sedang berduka.
>
5. Aspek Kebahasaan
Aspek kebahasaan sangat penting untuk menunjang kemampuan berbahasa yang baik dan benar.
Contoh Soal 9:
Perhatikan kata-kata berikut!
- Mendekati
- Keindahan
- Mempercantik
- Ketidakadilan
Kelompokkan kata-kata tersebut berdasarkan imbuhan yang digunakan!
Pembahasan:
- Prefiks (Awalan): Mendekati (me-)
- Sufiks (Akhiran): Keindahan (ke-…-an), Mempercantik (-i)
- Konfiks (Awalan dan Akhiran Bersamaan): Keindahan (ke-…-an), Ketidakadilan (ke-tidak-an)
- Infiks (Sisipan): (Tidak ada dalam contoh ini)
Catatan: "Mempercantik" memiliki prefiks "me-" dan sufiks "-i". Kata "keindahan" memiliki konfiks "ke-…-an". Kata "ketidakadilan" memiliki konfiks "ke-…-an" dengan sisipan "tidak". Jika diminta pengelompokan berdasarkan jenis imbuhan tunggal, maka bisa dibagi: Prefiks (me-, ke-), Sufiks (-i, -an), Konfiks (ke-…-an). Namun, pemahaman yang lebih mendalam adalah mengidentifikasi kombinasi imbuhan.
Contoh Soal 10:
Perbaikilah kalimat berikut agar menjadi kalimat efektif!
- "Kepada para siswa diharapkan untuk mengumpulkan tugasnya besok pagi."
Pembahasan:
Kalimat efektif yang benar:
- "Para siswa diharapkan mengumpulkan tugasnya besok pagi."
- "Diharapkan kepada para siswa untuk mengumpulkan tugasnya besok pagi."
Alasan Perbaikan:
Kalimat awal memiliki subjek yang ambigu dan penggunaan preposisi "kepada" yang kurang tepat untuk subjek yang menjadi pelaku tindakan.
Contoh Soal 11:
Manakah pilihan kata (diksi) yang paling tepat untuk melengkapi kalimat rumpang berikut?
"Wajahnya terlihat sangat ____ saat mendengar kabar buruk itu."
a. ceria
b. sedih
c. gembira
d. tenang
Pembahasan:
Pilihan yang paling tepat adalah b. sedih. Kata "sedih" paling sesuai untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menerima kabar buruk.
Contoh Soal 12:
Tentukan mana yang merupakan kata baku dan tidak baku dari pasangan kata berikut!
- Nasihat (baku) – Nasihat (tidak baku)
- Apotek (baku) – Apotik (tidak baku)
- Nafas (tidak baku) – Napas (baku)
Pembahasan:
- Nasihat (baku) – Nasihat (tidak baku). Seharusnya: Nasihat (baku) – Nasehat (tidak baku).
- Apotek (baku) – Apotik (tidak baku).
- Nafas (tidak baku) – Napas (baku).
>
Penutup
Demikianlah contoh-contoh soal Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1 yang mencakup berbagai aspek pembelajaran. Dengan memahami berbagai tipe soal dan cara menjawabnya, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi penilaian dan mampu menguasai materi Bahasa Indonesia dengan baik. Kunci utama adalah membaca teks dengan cermat, memahami instruksi soal, dan mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari.